Bipolar Disorder - Marshanda mengidap Penyakit bipolar?

Apa itu Bipolar Disorder? Ada apa dengan penyakit bipolar? Seperti berita terkini tentang celebriti Indonesia, Artis cantik Marshanda di beritakan mengidap Penyakit bipolar. Benarkah? Belum ada kepastian tentang berita terkini tersebut, tidak ada konfirmasi secara pasti dari dokter yang menangani keadaan artis Marshanda. Dokter hanya berasumsi jika Marshanda kemungkinan ada mengidap penyakit bipolar atau Bipolar Disorder ketika mengacu terhadap keadaan sekarang artis Marshanda.

Pembaca na loakon, kira-kira apa itu Bipolar Disorder? Apa gejala untuk jenis penyakit bipolar ini?

Loakon sendiri bukanlah ahli kesehatan maupun dokter yang bisa memberi pendapat apa itu Bipolar Disorder? Jenis penyakit apa itu bipolar? Apa gejalanya bipolar? dan banyak pertanyaan mengenai Bipolar Disorder ini, sehingga ada berita terkini yang mengatakan artis Marshanda mengidap penyakit bipolar.

Karena loakon bukan ahli kesehatan, maka loakon hanya bisa mencuplik langsung tanpa edit mengenai Bipolar Disorder dari wikipedia.

 Tentang Bipolar Disorder

Bipolar disorder adalah jenis penyakit psikologi, ditandai dengan perubahan mood (alam perasaan) yang sangat ekstrim, yaitu berupa depresi dan mania. Pengambilan istilah bipolar disorder mengacu pada suasana hati penderitanya yang dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) yang ekstrim.

Setiap orang pada umumnya pernah mengalami suasana hati yang baik (mood high) dan suasana hati yang buruk (mood low). Akan tetapi , seseorang yang menderita bipolar disorder memiliki mood swings yang ekstrim yaitu pola perasaan yang mudah berubah secara drastis. Suatu ketika, seorang pengidap bipolar disorder bisa merasa sangat antusias dan bersemangat (mania). Namun, ketika mood-nya berubah buruk, ia bisa sangat depresi, pesimis, putus asa, bahkan sampai mempunyai keinginan untuk bunuh diri (depresi). Dahulu, penyakit ini disebut dengan "manic-depressive". Suasana hati meningkat secara klinis disebut sebagai mania atau, jika ringan, hypomania . Individu yang mengalami episode mania juga sering mengalami episode depresi, atau gejala, atau episode campuran dimana kedua fitur mania dan depresi hadir pada waktu yang sama. Episode ini biasanya dipisahkan oleh periode "normal" suasana hati (mood) , tetapi, dalam beberapa depresi, individu dan mania mungkin berganti dengan sangat cepat, yang dikenal sebagai “rapid-cycle”. Manic episode Ekstrim kadang-kadang dapat menyebabkan gejala psikotik seperti delusi dan halusinasi .Episode manik biasanya mulai dengan tiba-tiba dan berlangsung antara dua minggu sampai lima bulan. Sedangkan depresi cenderung berlangsung lebih lama. Episode hipomanik mempunyai derajat yang lebih ringan daripada manik. Gangguan tersebut telah dibagi menjadi bipolar I , bipolar II, cyclothymia , dan jenis lainnya, berdasarkan sifat dan pengalaman tingkat keparahan episode mood; kisaran sering digambarkan sebagai spektrum bipolar.

Bisa dikatakan bahwa insiden gangguan bipolar tidak tinggi antara 0,3-1,5 persen. Tapi angka tersebut belum termasuk yang misdiagnosis (biasa terdiagnosis sebagai skizofrenia). Gangguan jiwa bipolar saat ini sudah menjangkiti sekitar 10 hingga 12 persen remaja di luar negeri. Di beberapa kota di Indonesia juga mulai dilaporkan penderita berusia remaja. Resiko kematian terus membayangi penderita bipolar dan itu lebih karena mereka mengambil jalan pintas.

Episode pertama bisa timbul mulai dari masa kanak-kanak sampai tua. Kebanyakan kasus terjadi pada dewasa muda berusia 20-30 tahun. Semakin dini seseorang menderita bipolar, risiko penyakit akan lebih berat, berkepanjangan, bahkan sering kambuh. Sementara anak-anak berpotensi mengalami perkembangan gangguan ini ke dalam bentuk yang lebih parah dan sering bersamaan dengan gangguan hiperaktif defisit atensi. Orang yang berisiko mengalami gangguan bipolar adalah mereka yang mempunyai anggota keluarga mengidap penyakit bipolar.

Tanda dan Gejala Mania

Gejala-gejala dari tahap mania bipolar disorder adalah sebagai berikut:

**. Gembira berlebihan
**. Mudah tersinggung sehingga mudah marah
**. Merasa dirinya sangat penting
**. Merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain
**. Penuh ide dan semangat baru
**. Cepat berpindah dari satu ide ke ide lainnya
**. Seperti mendengar suara yang orang lain tak dapat mendengar
**. Nafsu seksual meningkat
**. Menyusun rencana yang tidak masuk akal
**. Sangat aktif dan bergerak sangat cepat
**. Berbicara sangat cepat sehingga sukar dimengerti apa yang dibicarakan
**. Menghamburkan uang
**. Membuat keputusan aneh dan tiba-tiba, namun cenderung membahayakan
**. Merasa sangat mengenal orang lain
**. Mudah melempar kritik terhadap orang lain
**. Sukar menahan diri dalam perilaku sehari-hari
**. Sulit tidur
**. Merasa sangat bersemangat, seakan-akan 1 hari tidak cukup 24 jam