Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kamu juga memilikinya

Pernahkah Anda berpikir, bahwa ternyata setiap kita mempunyai kejelekan sendiri. Saya punya teman yang kalau tidur tidak bisa nyenyak kalau tidak cium jempol kakinya lebih dulu. Ada teman tidak bisa konsentrasi dalam pelajaran kalau belum makan kacang kulit, dan bahkan ada yang agak aneh, seorang teman saya hanya mau mengajak pacarnya nonton bioskop kalau  pacarnya pake bando warna pink. Mereka sepertinya aneh, dan itulah faktanya, masing-masing kita tidak ada yang terbebas dari kekurangan, satu sisi mungkin kita lebih dari orang lain, sisi lain orang lain yang lebih dari kita. Agak kurang tepat pada pemahaman saya jika seseorang bercita-cita untuk berhasil dalam segala hal. Banyak hal bisa dilakukan, mungkin iya tapi bukan berarti dalam segala hal yang kita lakukan bisa berhasil seratus persen.  Dan bahkan cenderung pada pengamatan saya, orang yang fokus pada satu hal tertentu saja yang lebih cepat atau terjamin berhasil.

Kejelekan atau kekurangan bukan sesuatu hal yang anda mesti takuti. Seperti halnya kelebihan atau kemampuan lebih atas orang lain pada satu atau lebih bidang, kekurangan bernilai sama. Kelebihan bisa mengantarkan anda mencapai sesuatu dengan lebih cepat, mudah, dan mungkin tingkat keberhasilannya tinggi. Tapi demikian juga dengan kekurangan atau kejelekan, kejelekan mampu mengantarkan anda untuk sukses dengan memanfaatkan kelebihan orang lain yang merupakan kontra dari kejelekan anda.  Hanya saja dalam memulai sesuatu (semisal memulai bisnis), perhatikan saja apa yang menjadi kelebihan anda, sesuatu yang menonjol pada diri anda.  Pada saat memulai sesuatu itu, maka anda akan menemukan berbagai kejelekan atau kekurangan anda. Bahwa ternyata anda sama sekali tidak mengerti    pemasaran, tidak mengerti keuangan, bahkan lebih buruk lagi anda sebenarnya tidak tahu bagaimana cara memulai usaha. Tapi kabar bainya bahwa kelebihan anda adalah anda seorang yang bergaul, punya banyak relasi dan teman yang percaya bahkan perduli kepada anda.

Sebuah kelebihan atau kebaikan didalam pribadi anda, mungkin tidak seimbang dengan banyaknya kekurangan atau kejelekan yang bisa ditemukan orang lain pada anda. Tapi ketika anda fokus dengan kelebihan anda, orang lain akan dengan senang hati membangun anda dengan kelebihannya untuk mengatasi kekurangan anda. Lalu, bagaimana mereka membangun anda dengan kelebihannya untuk mengatasi kekurangan anda? Banyak orang yang tidak suka dengan hal ini, dan bahkan kebanyakan orang menganggap negatif dengan hal ini. Hal tersebut adalah KRITIK. Ketika orang mengamati anda, ketika orang melihat kekurangan pada diri anda, pada apa yang anda kerjakan, mereka dengan kalimat yang tidak terbata-bata sedikitpun bahkan mengalir deras seperti sungai gunung, akan mengkritik anda, akan menyampaikan secara detail apa yang salah dan apa yang kurang. Mengenai kerhasilan dari pekerjaa atau sesuatu yang anda lakukan itu bergantung pada respon anda tengan KRITIK orang tersebut. Berilah nilai terhadap setiap kritik mereka, meskipun tidak semua kritik harus anda beri nilai tinggi, tapi mendengar lebih itu lebih baik daripada tidak mau dengar. Jadi KRITIKUS sebut saja demikian sebenarnya adalah mereka yang dengan rela hati membangun pribadi anda dengan kemampuan maksimal yang ada pada diri mereka tanpa diberi imbalan apapun.  Jadi, ya ternyata sebuah kekurangan atau kejelekan anda tertutupi bukan?  Nah sebaliknya dalam hal persaingan tidak usah mengatai KEJELEKAN orang lain, karena andapun sudah menyadari ternyata anda juga memilikinya, hanya saja ketika anda tahu punya kejelekan , anda harus mempelajari, dan coba mengatasinya. Terkadang bisa diatasi sendiri, dan suatu waktu harus dengan bantuan orang lain.
Bersambung....